SEMARANG: Kegaduhan politik pasca reshuffle tidak membuat kader PKS di daerah terbawa arus. Secara umum kondisi kader khususnya di Jateng adem ayem dan tetap solid.
“Mungkin ada kader yang kecewa karena mentri asal PKS ada yang dicopot kemudian menyuarakan oposisi. Namun tidak ada respon yang berlebihan. Semua tetap solid mendukung kebijakan DPP untuk koalisi,” tandas Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPW PKS Jateng Hadi Santoso (30) ketika dihubungi PKS Jateng Online di Semarang, Selasa (1/11).
Para kader PKS di daerah, lanjut Hadi, diberi kesempatan untuk menyalurkan aspirasi terkait kebijakan strategis partai melalui perwakilan mereka di majelis syuro. Termasuk kelanjutan koalisi ini nanti akan dibahas perkembangannya di forum tersebut. “Karena sampai saat ini keputusannya belum berubah, yakni tetap koalisi, maka kader di Jateng akan terus mengawal kebijakan tersebut,” ujar pria kelahiran Wonogiri ini.
Bagi PKS pilihan koalisi atau oposisi bukanlah masalah besar. “Apapun keputusan majelis syuro nanti, koalisi atau oposisi, kader PKS tetap solid bekerja untuk Indonesia,” pungkas Hadi.
( PKS Jateng Online )
Oleh: H. Abdullah Haidir, Lc Ketua MPW PKS Arab Saudi Di masjid-masjid Arab Saudi kini dibacakan Qunut Nazilah dalam shalat…
Oleh : Musyaffa Ahmad Rahim Seorang murabbi yang sukses, ia akan mampu menciptakan hubungan yang sangat kuat dengan…
REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Perkembangan rencana pembangunan taman safari 'Jawa Tengah (Jateng) Park' hingga saat ini belum…
Islamedia - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) wilayah Sulawesi dan Indonesia resmi ditutup,…
Islamedia - Hujan yang mengguyur wilayah Semarang seringkali mengakibatkan terjadinya banjir hingga menyebabkan banyak warga…